***puisi untuk ayah***

Aku tak mampu mengantarkan kepergianmu,
Langit mendung turut berduka,
Orang-orang riuh rendah bercerita,
Tentang segala amal kebaikanmu...
Aku datang kepadamu,AYAH,
Semilir di bawah kamboja dan nisanmu,
Aku menangis dan berdoa,
Mengenang segala salah dan dosaku kepadamu...
Kepergianmu seketika mendewasakanku,
Mengajarkanku betapa pentingnya arti hidup,
Untuk menjadi berguna bagi sesama...
Kepergianmu mengajariku,
Bagaimana harus mencintai dan menyayangi,
Bagaimana harus tulus berkorban dan bersabar,
Bagaimana harus berjuang demi anak-anaknya,
Hingga saat akhir ayatmu.
Engkau terus berdoa demi kebahagiaan anak-anakmu...
Hari ini aku menemuimu,... ayah
Lewat sebait puisi tuk mengenangmu,
Bila datang saatnya nanti,
Kan kuceritakan segala kebesaran dan keagunganmu,
Bersama embun fajar,kusertakan doaku
Semoga engkau mendapatkan tempat terbaik disisi-Nya
AMIN...................
AYAH,....aku merindukanmu..
Langit mendung turut berduka,
Orang-orang riuh rendah bercerita,
Tentang segala amal kebaikanmu...
Aku datang kepadamu,AYAH,
Semilir di bawah kamboja dan nisanmu,
Aku menangis dan berdoa,
Mengenang segala salah dan dosaku kepadamu...
Kepergianmu seketika mendewasakanku,
Mengajarkanku betapa pentingnya arti hidup,
Untuk menjadi berguna bagi sesama...
Kepergianmu mengajariku,
Bagaimana harus mencintai dan menyayangi,
Bagaimana harus tulus berkorban dan bersabar,
Bagaimana harus berjuang demi anak-anaknya,
Hingga saat akhir ayatmu.
Engkau terus berdoa demi kebahagiaan anak-anakmu...
Hari ini aku menemuimu,... ayah
Lewat sebait puisi tuk mengenangmu,
Bila datang saatnya nanti,
Kan kuceritakan segala kebesaran dan keagunganmu,
Bersama embun fajar,kusertakan doaku
Semoga engkau mendapatkan tempat terbaik disisi-Nya
AMIN...................
AYAH,....aku merindukanmu..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar